Saturday, 9 May 2015

Busyet! Panyudara Dua Serigala di Bandrol Asuransi 4Miliar Wowww!

Punya modal aset yang luar biasa (Panyudara)
 rencana di angsuransikan sebesar 4Miliar Wowww

Punya asset yang menggiurkan, personel Duo Serigala berencana mengasuransikan payudara mereka. Mereka sadar pentingnya 'aset' tersebut di dunia hiburan.
"Iya bener (mau asuransi payudara). Itu dari label yang urus," ujar Pamela di Jakarta Pusat, Senin (4/5/2015) kemarin.
Pamela dan Ovi rencananya mengasuransikan payudara mereka sebesar Rp4 miliar.
"Karena kita kan ada 4 (jumlah payudara Pamela dan Ovi). Kayaknya mahal, Rp1 miliar per payudara," lanjut Pamela.

Seperti diketahui Duo Serigala menjadi sorotan karena goyangan drible. Goyang tersebut menonjolkan gerakan payudara 'super' mereka yang berukuran 38 D.





Friday, 8 May 2015

Apakah seorang Mario Teguh ikut juga Asuransi?

Mario Teguh Asuransi
Tidak semua orang kaya mempunyai pandangan maju.
hanya orang pintar sesungguhnya lah  yang mempunyai pandangan maju


Mario Teguh adalah salah satu motivator terbaik Indonesia. setiap minggu beliau mengisi acara TV di sebuah stasiun TV Swasta terkemuka Indonesia. Beliau sering mengajar di perusahaan asuransi di Indonesia. Apa kata Mario Teguh tentang Asuransi ?

“Uang kecil beli uang besar, itukah asuransi. Jika kamu tidak paksa diri bayar uang kecil, maka kamu akan dipaksa bayar uang besar. Simple.” – Mario Teguh

Siapa yang tidak kenal sosok yang satu ini. Dengan kata katanya yang puitis. Bapak Mario Teguh menjadi Motivator Top di Indonesia saat ini dengan tayangan rutinnya di Metro TV. Beliau mempunyai Karakter Bijaksana.

Apakah Anda Ingin Mengundang Motivator Terbaik Indonesia Seperti Mario Teguh, Tung Desem Waringin, James Gwee, Andrie Wongso, dll

Apakah anda seorang yang sukses dan kaya mempunyai pandangan Maju seperti Mario Teguhh??




Saturday, 25 April 2015

Berita Terbaru terkait COB BPJS dengan PRUDENTIAL

JAKARTA. Kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, tidak membuat asuransi swasta kelabakan berebut premi. Mereka justru akan memanfaatkan kehadiran perusahaan yang memberi layanan kesehatan nasional ini.
Cob BPJS dengan Prudentail
CoB perusahaan asuransi komersial menawarkan 
layanan tambahan yang melengkapi program dasar BPJS.

William Kuan, Chief Executive Officer Prudential Life Assurance mengatakan, mendukung program BPJS kesehatan. "Penetrasi asuransi masih rendah jadi kami 100% mendukung adanya BPJS Kesehatan," kata dia (15/1).

Menurutnya, BPJS Kesehatan sangat membuka peluang untuk asuransi swasta. William bilang, manajemen tertarik dengan program Coordination of Benefit (CoB).
Sekadar mengingatkan, melalui CoB perusahaan asuransi komersial menawarkan layanan tambahan yang melengkapi program dasar BPJS.

William bilang, sedang menggali tentang BPJS Kesehatan. Manajemen Prudential juga masih merahasiakan produk yang ditawarkan untuk CoB. Prudential merupakan salah satu asuransi terbesar Tanah Air. Total aset perusahaan di akhir September 2013 mencapai Rp 44,8 triliun.

Di akhir kuartal III-2013, Prudential mencatat pendapatan premi Rp 17,5 triliun, tumbuh 24,7% dibanding setahun sebelumnya. Pencapaian ini didukung oleh perolehan premi baru sebesar Rp 8,3 triliun, yaitu naik hingga 20,1% year on year.
sumber: http://keuangan.kontan.co.id/news/prudential-tertarik-bekerjasama-dengan-bpjs




Sunday, 12 April 2015

Tantowi Yahya : Musisi Harus Melek Asuransi

Alasannya, menurut Tantowi, asuransi bisa menjadi harapan
di kala menghadapi suatu kesulitan. 
JAKARTA, KOMPAS.com -- Belajar dari pengalaman beberapa musisi senior yang mengalami kesulitan di masa tuanya, Ketua Umum Yayasan AMI Tantowi Yahya berharap para musisi muda bisa 'melek' asuransi. 

Alasannya, menurut Tantowi, asuransi bisa menjadi harapan di kala menghadapi suatu kesulitan. "Kita sangat prihatin ada artis besar yang kaya raya pada masanya, dan sangat prihatin di masa tuanya. Seringkali kami mendengar dibawa ke rumah sakit dan yang ada hanya dua beritanya. Kalau tidak ada uang buat DP (
down payment atau uang muka), atau setelah meninggal enggak bisa keluar karena enggak ada uang," ujar Tantowi dalam wawancara di Hard Rock Cafe, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2012). 

"Inilah potret artis kita," lanjutnya.
 

Berbeda dengan di luar negeri, Tantowi berpendapat bahwa musisi luar cukup peduli dengan bekal di hari tua. "Kalau di luar negeri benar-benar diatur manajemennya. Mereka (musisi) hanya mencipta lagu dan nyanyi, untuk hari tua diatur manajemennya dengan asuransi," kata Tantowi.
 

Di Indonesia bukannya sama sekali tak ada upaya untuk mengatur hal tersebut. "Pernah diatur di (negara) kita dengan asuransi. Kalau zaman sekarang kan dibayar dulu preminya kalau enggak ada apa-apa uang itu akan dikembalikan. Sekarang mau tidak teman-teman membayar preminya?" tandas Tantowi.
 

Sementara di lingkup Persatuan Artis Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI), Tantowi mengatakan kepemilikan asuransi sudah menjadi hal yang mutlak. "Kalau dari PAPPRI nanti akan ada kartu anggota sekaligus asuransi, karena kami enggak mau seperti dulu lagi. Seperti baru-baru ini ada (vokalis) Sam 'D'Lloyd' --meninggal karena kanker paru-paru--lalu ada pencipta lagu 'Tidak Semua Laki-Laki' yang hidupnya di petak kontrakan. Saya harap lewat keharusan asuransi dari PAPPRI
 next time tidak lagi terjadi (kesulitan) ke depan," harap Tantowi.
sumber: http://saifudin-prudential.blogspot.com./2012/08/tantowi-yahya-musisi-harus-melek.html




Belajar dari Olga, Sakit takbisa diTawar, "KEMATIAN" Pasti Terjadi

Sakit takbisa di tolak, sedangkan kematian itu pasti menghampiri
DI dalam kehidupan ini setiap orang pasti mengalami sakit dan meninggal dunia. Kapan sakitnya dan kapan meninggalnya kita semua tidak ada yang tahu karena semua adalah misteri kehidupan yang suka atau tidak suka harus dijalani.

Seperti halnya Olga Syahputra yang meninggal dunia beberapa waktu yang lalu di usianya yang terbilang muda karena sakit meningitis yang dideritanya. Padahal sebelum masuk rumah sakit, sosok komedian ini bertahun-tahun mengibur kita dan selalu terlihat ceria seperti tanpa ada beban penyakit. Namun akhirnya harus menghabiskan banyak waktunya di RS Mount Elizabeth, Singapura sejak bulan Mei 2014 atau sekitar 10 bulan lamanya.

Selama 10 bulan menjalani perawatan di rumah sakit tentu biaya yang dikeluarkan tidaklah sedikit. Berdasarkan informasi di laman situs resmi RS Mount Elizabeth, rumah sakit itu memiliki banyak pilihan jenis kamar rawat inap dengan harga yang berfariasi, mulai dari SGD 276 atau sekitar Rp 2,7 juta perhari hingga Rp 90 juta perhari. Sedangkan biaya perawatan, diluar harga kamar, perhari di Mount Elizabeth paling murah adalah SGD 167 atau sekitar Rp 1,6 juta.

Dapat dibayangkan berapa besar biaya yang dikeluarkan Olga Syahputra selama di rawat di RS Mount Elizabeth? Tentu mencapai miliaran rupiah, apalagi Olga harus menjalani berbagai prosedur perawatan serta harus menebus obat-obatan yang pastinya tidak murah.

Beruntunglah Olga Syahputra semasa hidupnya telah berhasil mengumpulkan pundi-pundi sehingga untuk biaya perawatan selama 10 bulan di Singapura tidak menjadi kendala berarti kendati harus menjual aset dan berbagai benda berharga miliknya.

Belajar dari Olga, ternyata penyakit itu tidak mengenal batas usia dan status sosial seseorang, dan bagaimanapun juga kesehatan adalah segala-galanya. Seperti kata pepatah Sedia Payung Sebelum Hujan, maka sangatlah penting bagi kita untuk memiliki asuransi kesehatan, baik yang disediakan oleh BPJS Kesehatan maupun perusahaan asuransi jiwa lainnya yang banyak terdapat di Indonesia selagi kita masih dalam kondisi sehat, karena bila sudah sakit maka perusahaan asuransi tidak mau mengcover kita.

Biaya rumah sakit yang tinggi sering sekali menjadi resiko finansial yang menghantui karena dapat menguras tabungan dan harta benda bila kita tidak siap menghadapinya. Kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi kesehatan sudah mulai tumbuh seiring dengan program kesehatan yang diluncurkan oleh pemerintah dan juga berkat peran serta puluhan ribu agen asuransi jiwa yang tersebar di seluruh nusantara.[***]
sumber : http://ekbis..rmol.co/read/2015/04/05/198050/Belajar-dari-Olga,-Masyarakat-Perlu-Asuransi-Kesehatan-


tapi semuanya tidak perlu ada jika :

ANDA TELAH MERASA TIDAK PERNAH SAKIT
ANDA MERASA KAYA RAYA, SEHINGGA TAK BUTUH LAGI ASURANSI
ANDA LEBIH BANGGA MENYUMBANGKAN HARTA ANDA PADA RUMAH SAKIT
KETIMBANG 
HARTA ANDA ENGKAU TABUNGKAN BUAT ORANG TERCINTA ANDA
DAN ANDA TAK BUTUH LAGI WARISAN BUAT ANAK2 ANDA






Wednesday, 8 April 2015

Pentingkah BerAsuransi? dan Siapa saja yang harus BerAsuransi?

Apakah asuransi jiwa tepat untuk Anda? Jika memang perlu,
maka luangkanlah waktu untuk mempelajari produk asuransi yang terbaik sesuai kemampuan keuangan


Kesadaran berasuransi masyarakat Indonesia semakin meningkat. Hal ini tidak lepas dari penyebaran informasi tentang pentingnya memproteksi keluarga dan memberi kepastian ditengah hal-hal yang tidak pasti seperti sakit, kecelakaan, ataupun kematian. Selain itu, kelihaian perusahaan asuransi yang menggandengkan produknya dengan investasi, dinilai menjadi kunci sukses tersendiri dalam menjaring konsumen asuransi.

Berbicara tentang asuransi, tentu tidak bisa diluputkan dari asuransi jiwa. Asuransi jiwa memungkinkan tertanggung “mewariskan” sejumlah materi berpa uang pertanggungan (dan hasil investasi jika ada) kepada pewarisnya jika si tertanggung meninggal dunia. Hal ini tentu akan meringankan beban finansial keluarga (ahli waris) almarhum.

Dengan manfaat seperti ini, asuransi jiwa juga semakin dilirik setelah asuransi kesehatan diperoleh. Lalu apakah setiap orang sebaiknya memiliki asuransi jiwa?

Menjawab pertanyaan ini memang gampang-gampang susah karena alasan orang memilih asuransi jiwa juga beragam. Umumnya, asuransi jiwa sedikit diwajibkan bagi kepala keluarga (suami), dengan pemikiran bahwa jika yang bersangkutan meninggal, uang pertanggungan dari asuransi setidaknya dapat membantu keluarga yang ditinggalkan. Tentu Anda tidak ingin putra putri Anda tiba-tiba tidak bisa sekolah atau kuliah setelah Anda meninggal bukan?

Dari pemikiran ini, maka asuransi jiwa mungkin tidaklah perlu bagi mereka yang hidup melajang alias tidak menikah. Pertimbangan yang sama juga dapat dipakai untuk mereka yang sudah menikah tetapi tidak memiliki keturunan ataupun anak angkat. Terlebih jika pasangan si tertanggung juga memiliki penghasilan yang bisa menutupi kebutuhan sehari-hari jika si tertanggung meninggal.

Dalam keluarga Indonesia yang kental dengan nuansa budaya, biaya pemakaman terkadang melibatkan jumlah dana yang sangat besar. Hal ini bisa terlihat di tradisi adat Tana Toraja, Bali ataupun Batak. Adalah sangat lumrah untuk menghabiskan beberapa milyar dalam sebuah pesta pemakaman di Tana Toraja.

Untuk mempersiapkan dana pemakaman yang mungkin cukup besar, asuransi jiwa telah menjadi pilihan. Akibatnya si kepala keluarga bukan hanya mengasuransikan jiwa dirinya tetapi juga mengambil asuransi jiwa untuk orang tua atau mertuanya dengan harapan dapat memberikan upacara pemakaman yang layak nantinya.

Hal ini bukanlah sesuatu yang aneh sebetulnya. Di luar negeri, dimana proses pemakaman juga memerlukan biaya yang tidak sedikit, funeral insurance (asuransi pemakaman) sangatlah lazim supaya keluarga yang ditinggalkan tidak repot soal pemakaman. Semua akan diurus oleh perusahaan asuransi. Apalagi jika asuransi kesehatan telah tertangani dengan baik oleh pemerintah, maka asuransi jiwa dan asuransi pemakaman menjadi pilihan selanjutnya.

Apakah asuransi jiwa tepat untuk Anda? Jika memang perlu, maka luangkanlah waktu untuk mempelajari produk asuransi yang terbaik sesuai kemampuan keuangan dan kebutuhan Anda.
sumber: http://howmoneyindonesia.com/2013/09/30/siapa.-sih-yang-harus-ber-asuransi-jiwa/




Saturday, 17 January 2015

Asuransi paling aneh di dunia

Asuransi paling aneh di dunia
Asuransi paling aneh di dunia

Asuransi paling aneh di dunia - Asuransi merupakan sebuah sistem untuk melindungi sesuatu yang kita punya secara finalsial agar mendapat jaminan kelak jika terjadi sesuatu yang tidak terduga dan tidak kita inginkan, seperti kematian, kehilangan, jatuh sakit, kerusakan barang, dll.

Saat ini sudah banyak perusahaan dengan berbagai jenis asuransi yang ditawarkannya. Namun kali ini postingan akan menitikberatkan beberapa jenis asuransi yang yang aneh dan unik dan jarang terjadi di dunia nyata. Berikut ini daftarnya :

1. Kumis Merv Hughes
Pemain kriket Merv Hughes mengasuransikan kumisnya seharga $ 370.000.
Saat bermain di Australia Tim nasional kriket 1985-1994, Merv Hughesmengeluarkan sekitar $ 370.000 kebijakan di kumis tebal ciri khasnya,yang dikombinasikan dengan 6’4 “fisik dan kemampuan bermain luar biasa,membuatnya salah satu yang paling dikenal kriket di dunia.

2. Asuransi Keperawanan
Tiga bersaudara mengasuransikan keperawanan untuk 1 juta poundsterling
Sebuah perusahaan asuransi Essex telah membatalkan apa yang mungkin menjadi yang paling aneh polis asuransi di Britania. Dalam kebijakan, tiga bersaudara di dataran tinggi Skotlandia, yang tampaknya adalah anggota sebuah “kelompok Kristen” , telah mengasuransikan keperawanan mereka sebesar 1 juta. Saudaranya telah membayar 100 setiap tahun sejak tahun 2000. Jika mereka telah memperoleh pembayaran, mereka berdiri untuk menerima $ 1 juta. Kebijakan tersebut tampaknyadibatalkan sebagian karena keluhan dari Gereja Katolik, yang terlihat buruk pada konsep-konsep yang tidak sah.

3. Pencicip anggur hidungnya diasuransikan sebesar $ 8 juta
Setelah bertahun-tahun menghabiskan mengkhawatirkan kehilangan aset bisnis yang paling berharga, Ilja Gort tidak perlu khawatir lagi, hidungnya diasuransikan ke gigi. Produsen anggur Belanda memiliki hidung danindra penciuman diasuransikan selama lima juta Euro ( 4 juta) olehLloyd’s of London. Polis asuransi menyatakan bahwa ia mungkin tidak berpartisipasi dalam olahraga musim dingin, tinju atau kebakaranbernapas. Dia tidak boleh bekerja sebagai asisten pelempar pisau; iatidak boleh menjadi hamil dan ia tidak boleh bunuh diri.

4. Kritikus Makanan Mengasuransikan Lidahnya Seharga $ 300.000
Pada tahun 1993, kritikus makanan yang terkenal di seluruh dunia Ronay Egon mengeluarkan 250.000 ($ 353.775) polis asuransi di lidah.

5. Kaki Ronaldo untuk $ 144 juta
Wajarkan bahwa jika Anda tetap memiliki sesuatu yang berharga Anda mengasuransikan itu? Nah, dalam beberapa berita sepak bola Real Madrid mengumumkan bahwa mereka telah diasuransikan pemain bintang baru mereka Cristiano Ronaldo kaki, untuk sekitar $ 144 juta.

6. Harvey Lowe juara Yo-Yo Dunia mengasuransikan tangannya untuk $ 150,000
Mewakili Yo-Yo Cheerio Perusahaan Kanada, 13 tahun Harvey Lowe memenangkan 1932World Yo-Yo kejuaraan di London dan melakukan tur Eropa 1932-1935. Diabahkan mengajari Edward VIII, Pangeran Wales, cara yo-yo. Lowe adalah sangat berharga bagi Cheerio bahwa perusahaan mengasuransikan tangannya untuk $ 150,000!

7. Lidah pengecap Kopi memiliki asuransi untuk $ 14 juta
Pengecap Costa Kopi’s Coffee, Gennaro Pelliccia memiliki lidah diasuransikan sebesar $ 14 juta dolar. Pelliccia telah menikmati gaya puluhan ribukopi, dan melalui lidah mampu melihat perbedaan. “Rasa tunas Master of kopi adalah sama pentingnya dengan pita suara dari seorang penyanyi atau kaki yang top model, dan ini merupakan salah satu kebijakan asuransi tunggal terbesar dibawa keluar untuk satu orang,” kata seorang juru bicara Lloyd’s broker Glencairn Limited, yang mengatur asuransi.
sumber: http://carakata.blogspot.com/2012/07/7-asuransi-paling-aneh-dan-unik-di.html